Usia 5-7 th

Anak-anak usia 5-7 th mulai mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif secara bertahap. Berlatih mengkonstruksi LEGO sangat bagus untuk koordinasi mata dan tangannya. Anak-anak usia 5-7 th ini mengenal dasar-dasar robotik seperti mekanika dasar dan science sederhana dalam level Little Engineer. 

Level Little Engineer mempunyai kurikulum dan metoda belajar yang unik, yaitu dengan menggunakan konsep 4C yaitu :

4C = Connect + Construct + Contemplate + Continue


1. Connect

Saat awal kelas ini jadi asyik, karena ada Storytelling. Guru menunjukkan gambar tantangan atau problem hari ini dan bercerita “Hari ini 3 sahabat Cathlin, Simon dan Daniel sedang kesulitan. Mereka harus menolong Putri yang di sandera di menara setingi awan. Ada yang punya ide bagaimana 3 sahabat ini menyelamatkan Putri Katerina ?”. Guru menantang murid bersama-sama murid mencari solusi.

Contoh storytelling problem + solusi sebagai berikut :
connect1 connect2
connect4 connect3

2. Construct

Setelah solusinya ‘membuat pesawat terbang’ yang muat 4 orang, maka kini saatnya murid mengambil part-part LEGO yang cocok untuk pesawat mereka. Mulailah mereka menggabung-gabungkan part2 itu menjadi pesawat yang keren. Pakai obeng, murid berkomunikasi dan kerjasama dalam team, mengalami kesulitan lepas pasang part LEGO, dan menggunakan logika mereka.

construct1 construct2

3. Contemplate

Tidak berhenti hanya di konstruksi. Di sesi ini guru dapat memperdalam pengertian dan pemahaman murid dengan memberi pertanyaan, diskusi, menanyakan nama alat, mengembangkan imaji anak, menanyakan bagaimana cara alat bekerja, dsb.

  1. Kalau miss ikut, bagaimana supaya pesawatnya muat 5 orang ?
  2. Baling-baling ini bagaimana sih kerjanya ?
  3. Kalau tidak pakai baling-baling, pesawat bisa terbang pakai apa ya ?
  4. Ini namanya apa ?
  5. Suka dengan pesawat ini atau mau diubah lagi ?
  6. Ini sekrupnya sudah erat ? kok masih goyang-goyang rodanya, bisa diperbaiki lagi ?

3contemplate

4. Continue

Di sesi akkhir ini murid mengubah/memodifikasi konstruksi mereka sesuai diskusi tadi. Mereka boleh menambah, mengurangi, mengganti bagian-bagian pesawat yang mereka buat.

Guru memeriksa lagi apakah problem vs solusi [menyelamatkan Putri Katerina vs pesawat] projek hari ini sudah dipahami murid.

Dan pada sesi terakhir mereka mengerjakan Worksheet. Murid menghubungkan garis dari baling-baling berukuran kecil, sedang dan besar dengan jenis pesawat yang cocok.

Jadi dalam kelas Little Engineer ini, setiap minggu murid akan mendapat metode belajar yang unik tapi menyenangkan berupa :

Storytelling – Problem – Cari Solusi – Konstruksi – Modifikasi Konstruksi – Worksheet